10 Hewan Langka di Indonesia yang Terancam Punah dan Wajib Dilindungi | BukaReview

10 Hewan Langka di Indonesia yang Terancam Punah dan Wajib Dilindungi

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Penting: Hewan-hewan ini membutuhkan perlindungan kita. Para ilmuwan di International Union for Conservation of Nature (IUCN), menggunakan empat kategori berbeda untuk mengukur secara tepat seberapa dekat suatu spesies dengan kepunahan. Kategori tersebut meliputi: rentan, terancam punah, sangat terancam punah, dan punah di alam liar. Sayangnya, setiap hewan langka di Indonesia masuk dalam daftar kisaran di atas.

 

Hewan Langka di Indonesia

Hutan hujan Indonesia merupakan rumah bagi beberapa tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Banyak sumber menyebut Indonesia sebagai negara paling kaya spesies di dunia. Tersebar di 18.000 pulau, Indonesia memiliki hutan hujan terbesar ketiga di dunia setelah Amazon dan Lembah Kongo di Afrika.

 

Tragisnya, hilangnya hutan hujan Indonesia yang kaya secara biologis dengan cepat mendorong spesies yang tak terhitung banyaknya untuk bertahan hidup. Hanya tindakan tegas dan perubahan paradigma menuju komitmen konservasi yang berarti oleh industri dan pemerintah Indonesia yang akan mencegah epidemi bencana kepunahan dalam beberapa dekade mendatang.

 

Indonesia memiliki mamalia terbanyak di dunia (515 spesies) dan dihuni oleh 1.539 spesies burung. Selain itu, 45% ikan dunia hidup di perairan IndonesiaIndonesia juga menjadi habitat satwa liar endemik yang hanya terdapat di Indonesia. Ada 259 mamalia endemik, 382 burung endemik, dan 172 amfibi endemik (IUCN, 2011).

 

Keberadaan spesies endemik ini penting karena jika hewan endemik tersebut punah maka akan punah di dunia. Meski kaya akan keanekaragaman hayati, Indonesia juga terkenal sebagai negara yang memiliki daftar panjang jenis satwa yang terancam punah. Menurut IUCN, 2011; Satwa yang terancam punah di Indonesia meliputi 184 mamalia, 119 burung, 32 reptil, 32 amfibi, dan 140 ikan. Terlepas dari jumlah hewan terancam punah tersebut, berikut sepuluh di antaranya:

 

1. Orangutan

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Orangutan merupakan satu-satunya kera besar di Asia dan hanya dapat ditemukan di pulau Kalimantan dan Sumatera. Kera besar lainnya yaitu gorila, simpanse, dan bonobo hidup di Afrika. Orangutan sendiri terbagi menjadi 2 spesies, yaitu Pongo pygmaeus yang hidup di Kalimantan dan Pongo abelii di Sumatera. Populasi orangutan terus menurun setiap hari, bahkan dalam 20 tahun terakhir mengalami penurunan hingga 55%.

 

Orangutan Sumatera termasuk dalam kategori terancam punah karena hanya ada 7.500 ekor yang hidup di alam liar. Sedangkan orangutan Kalimantan termasuk dalam kategori terancam punah dan hanya tersisa 57.000 ekor. Beberapa penyebabnya adalah praktek perburuan dan pembalakan liar, konversi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit, perubahan iklim, dan kebakaran hutan.

 

2. Anoa

Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/smallwildcats)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/supportendangered)

Anoa merupakan hewan endemik Pulau Sulawesi yang memiliki dua jenis spesies, yaitu anoa dataran rendah dan anoa pegunungan. Ancaman kepunahan terjadi karena kebiasaan masyarakat setempat yang memburunya untuk dikonsumsi hingga diambil kulit dan tanduknya. Satwa langka ini hidup di hutan sehingga anoa tidak bisa dijadikan hewan ternak meski memiliki kesamaan dengan kerbau.

 

 

3. Komodo

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Banyak kata yang bisa dirangkai untuk mendeskripsikan spesies satu ini. Komodo dapat ditemukan di pulau-pulau eksotis Indonesia, seperti Pulau Komodo, Rinca, Padar, dan Flores. Beberapa orang mengamati ukurannya yang besar dan menyimpulkan bahwa komodo adalah kadal terbesar di dunia.

 

Komodo sendiri memiliki panjang hingga tiga meter. Komodo disebut sebagai salah satu kerabat terdekat dinosaurus dan spesies purba tertua yang hidup hingga saat ini. Sangat aman untuk menjelajahi Pulau Komodo dan melihat kadal karnivora terbesar di dunia ini, sambil menikmati pemandangan indah pulau.

 

4. Owa Jawa

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Seperti namanya, Owa Jawa berasal dari hutan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Populasi mereka menurun karena hilangnya habitat akibat industri pariwisata dan perumahan. Owa dewasa juga diburu agar bayinya bisa dijual sebagai hewan peliharaan.

 

5. Harimau Sumatera

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Banyak spesies paling ikonik dan terkenal di Indonesia. Salah satunya harimau Sumatera. Dengan punahnya harimau Bali dan harimau Jawa, maka harimau Sumatera menjadi satu-satunya spesies harimau Indonesia yang masih hidup.
 

Populasi liarnya diyakini berjumlah kurang dari 500 hewan, dengan perkiraan 150 pasangan berkembang biak. Salah satu ancaman paling langsung bagi kelangsungan hidup mereka berasal dari perusakan habitat kritis oleh industri pulp dan kertas karena hal itu mengubah hutan hujan bernilai tinggi menjadi perkebunan pulp monokultur.

 

Ilmuwan mengatakan bahwa kawasan hutan lindung yang ada di Sumatera tidak cukup untuk mempertahankan populasi harimau yang layak. Setiap pasangan harimau yang berkembang biak membutuhkan wilayah jelajah yang luas sehingga sangat penting bahwa kawasan hutan hujan alami yang tersisa di luar kawasan lindung dilestarikan jika hewan-hewan agung ini ingin bertahan hidup.

 

6. Elang Flores

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Elang asli Flores ini merupakan burung raptor yang saat ini keberadaannya sangat langka karena populasinya kurang dari 250 ekor. Burung cantik nan tampan ini memiliki ukuran tubuh sedang sekitar 55 cm untuk burung dewasa. Kepala memiliki rambut berwarna putih dan terkadang memiliki garis-garis coklat di bagian mahkota. 

 

Elang-Elang Flores atau Spizaetus floris hanya dapat ditemukan di pulau Flores, Sumbawa, Lombok, Satonda, Paloe, Komodo, dan Rinca. Burung ini biasanya mendiami hutan dataran rendah dan hutan submontana hingga ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut.

 

7. Kucing Merah

Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/aa_amilin)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/smallwildcats)

Kucing merah (Pardofelis badia) atau dikenal dengan nama kucing Kalimantan merupakan salah satu hewan endemik pulau Kalimantan. Kucing langka ini memiliki bulu berwarna coklat kemerahan, dengan perut yang lebih pucat dari punggungnya.

 

Ciri khas kucing Kalimantan adalah adanya garis berwarna merah kecoklatan yang agak menyala di bagian dahi dan pipi. Telinganya berwarna hitam atau cokelat tua, sedangkan ekornya dihiasi garis putih dengan bintik hitam di ujungnya. Tubuh kucing merah cukup ramping dengan ukuran panjang 55 cm dan ekor 35 cm. Beratnya dari 2,3 hingga 4,5 kilogram.

 

Populasi kucing merah hanya terdapat di pulau Kalimantan. Kucing ini mendiami hutan tropis dataran rendah yang lebat hingga ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.

 

8. Badak Jawa

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)

Badak Jawa atau badak bercula satu merupakan hewan langka lainnya di Indonesia. Sebagian besar badak ini ditemukan di pulau Jawa. Populasinya menyusut dari tahun ke tahun. Badak Jawa mengalami kesulitan bereproduksi dan hanya hidup selama 80 tahun.

 

9. Gajah Sumatera

Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/chrisangphoto)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/aa_amilin)

Habitat gajah Sumatera yang tersisa (Elephant maximus sumatranus) di Provinsi Bengkulu terancam punah. Hal ini diduga karena menyusutnya kawasan hutan karena berbagai kepentingan sehingga ruang hidup satwa semakin mengecil yang berdampak pada penurunan populasi.

 

Terutama di kawasan Bentang Alam Seblat, tepatnya di perbatasan Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko yang merupakan “rumah” terakhir dari habitat gajah Sumatera. Di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), populasi gajah Sumatera hanya tersisa sekitar 2.000 ekor.

 

10. Jalak Bali

Hewan Langka di Indonesia (Foto: Pexels)
Hewan Langka di Indonesia (Foto: instagram.com/chrisangphoto)

Jalak Bali atau Leucopsar rothschildi merupakan burung endemik Indonesia yang hanya terdapat di bagian barat pulau Bali. Sayangnya burung pengicau berukuran sedang ini sangat langka dan terancam punah, bahkan di habitat aslinya. Jika tidak dijaga, bukan tidak mungkin Jalak Bali akan punah menyusul hewan endemik Bali lainnya. Di alam liar, populasinya diperkirakan hanya belasan.

 

Masih ada sekitar 68 spesies yang sangat terancam punah dan 69 spesies langka, serta 517 spesies rentan. Satwa liar ini pada akhirnya akan punah jika tidak ada tindakan untuk menyelamatkannya dari kepunahan.