Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (Indonesian) | PPT
SlideShare a Scribd company logo
Dosen Pengampu:
Prof. Dr. Drs. I Ketut Sudewa, M.Hum.
Kelompok 3
Paris Dina Nayla Eni
2301541002 2301541008 2301541025 2301541028
• Pengertian bahasa
Indonesia yang
baik dan benar.
• Hal-hal yang perlu
diperhatikan
dalam berbahasa
Indonesia.
Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa
Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan
dan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia.
Fungsi penanda
kepribadian yang
menyatakan identitas
bangsa dalam pergaulan
dengan bangsa lain.
Fungsi pembawa
kewibawaan karena
berpendidikan dan
yang terpelajar.
Fungsi pemersatu
kebhinnekaan rumpun
dalam bahasa dengan
mengatasi batas-batas
kedaerahan.
Fungsi sebagai kerangka
acuan tentang tepat
tidaknya dan betul
tidaknya pemakaian
bahasa.
Ragam resmi Ragam beku Ragam konsultatif Ragam akrab
Ragam santai
1. Apakah kamu sudah belajar?
2. Di sini tempat pembuangan sampah.
3. Bagaimana cara membuat nasi goreng ayam?
4. Kami mahasiswa Udayana menjunjung tinggi
persaudaraan.
5. Saya sedang mengerjakan tugas yang diberikan dosen.
6.Saya selalu berdoa sebelum memulai belajar.
7. Saya dapat mengerjakan soal ujian dengan baik
setelah saya belajar terlebih dahulu.
Kata yang merupakan kata dasar ditulis sebagai satu
kesatuan. Misalnya:
• Ibu percaya bahwa engkau tahu.
• Buku itu sangat tebal.
Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai
dengan kata dasarnya. Misalnya: dikelola, bergetar,
penetapan, menengok, berlari
Jika bentuk dasar berupa gabungan kata, awalan atau
akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung
mengikuti atau mendahuluinya. Misalnya: bertepuk tangan,
garis bawahi, sebar luaskan
Jika bentuk dasar yang merupakan gabungan kata
mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan
kata itu ditulis serangkai, misalnya:
pertanggungjawabkan, melipatgandakan,
memutarbalikkan, menjualbelikan.
Jika imbuhan diberikan pada kata dasar yang berbentuk
singkatan atau istilah asing, maka dihubungkan dengan
tanda hubung(-). Kata dasar dengan istilah asing dicetak
miring, misalnya: mem-PHK, men-download, di-upload.
Contoh adopsi : supermarket (dari kata supermarket),
formal (juga dari kata formal), editor (dari kata yang sama
yaitu editor).
Contoh adaptasi : maksimal (dari kata maximal), organisasi
(dari kata organization), intelektual (dari kata intelectual).
Tanda titik
a) Pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau
seruan. Misalnya: - Ayahku tinggal di Solo.
- Biarlah mereka yang duduk di sana.
b) Di belakang angka atau huruf dalam satu bagan,
ikhtisar, atau daftar. Misalnya :
III. Departemen Dalam Negeri
A. Direktorat Jenderal Pembangunan
1.1 Isi karangan
c) Untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang
menunjukkan jangka waktu.
Misalnya : 1.35.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
d) Dipakai di antara nama penulis, judul tulisan yang
tidak berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru, dan
tempat terbit dalam daftar pustaka.
Misalnya :
Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Weltervreden:
Balai pustaka.
e) Dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau
kelipatannya. Misalnya: Desa itu berpenduduk 24.200
orang.
Gempa yang terjadi semalam menewaskan 1.231 jiwa.
f) Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan
ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
Misalnya : Ia lahir pada tahun 1956 di Bandung.
Lihat halaman 2345 dan seterusnya.
g) Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang
merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi, tabel,
dan sebagainya.
Misalnya : Acara Kunjungan Adam Malik
Salah Asuhan
Tanda koma dipakai untuk hal-hal sebagai berikut :
a) Dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau
pembilangan. Misalnya :
• Saya membeli kertas, pena, dan tinta.
• Surat biasa, surat kilat, ataupun surat khusus memerlukan
prangko.
b) Dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat
setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau
memisahkan.
Misalnya :
• Saya ingin datang, tetapi hari hujan
• Didi bukan anak saya, melainkan anak Pak Kasim.
c) Dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika
anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya.
Misalnya : Kalau hari hujan, saya tidak akan datang.
Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.
d) Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari
induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimatnya.
Misalnya : Saya tidak akan datang kalau hari hujan.
Dia lupa akan janjinya karena sibuk.
e) Dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain
dalam kalimat. Misalnya : Kata Ibu, “Saya gembira sekali.”
“Saya gembira sekali,” kata Ibu, “karena kamu lulus.”
f) Dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang
mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri,
keluarga, atau marga.
Misalnya : B. Ratulangi, S.E.
Ny. Khadijah, M.A.
Tanda petik tunggal (‘) dipakai untuk :
a) Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
Misalnya: Tanya Basri, “Kau dengar bunyi ‘kring-kring’ tadi?”
Waktu kubuka pintu depan, kudengar teriak anakku, ‘Ibu, Bapak
pulang’, dan rasa letihku lenyap seketika,” ujar Pak Hamdan.
b) Mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau
ungkapan asing. Misalnya: feed-back ‘balikan’
Tanda petik (“) dipakai untuk :
a) Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah
atau bahan tertulis lain.
Misalnya: “Saya belum siap,” Kata Mira, “tunggu sebentar!”
Pasal 36 UUD 1945, berbunyi, “Bahasa Negara ialah bahasa Indonesia.”
b) Mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam
kalimat. Misalnya: Bacaan “Bola Lampu” dalam buku Dari Suatu Masa,
dari Suatu Tempat.
c) Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di
belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai
dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat.
Misalnya: Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan “Si Hitam”.
Bang Komar sering disebut “pahlawan”, ia sendiri tidak tahu sebabnya.
1) Kata berimbuhan adalah kata yang terdiri dari kata dasar dan imbuhan
Misalnya :
Lari menjadi berlari
Makan menjadi makanan
2) Kata ulang adalah istilah yang berupa ulangan kata dasar seutuhnya
atau sebagiannya, dengan atau tanpa pengimbuhan dan perubahan bunyi.
Misalnya :
Rumah menjadi rumah-rumah (pengulangan utuh)
Lari menjadi berlari-lari (pengulangan berimbuhan)
Kuning menjadi kekuning-kuningan (pengulangan berimbuhan)
3) Kata majemuk
Mata dan hari menjadi matahari (senyawa)
Rumah dan sakit menjadi rumah sakit (tidak senyawa)
1) Kesalahan Pembentukan Kata
Kesalahan umum :
a) Presiden lantik lima orang duta besar.
b) Amerika Serikat luncurkan pesawat ke Columbia.
c) Ketika saya datang, mereka sudah kumpul di rumah.
d) Kita harus dapat merubah kebiasaan yang kurang terpuji, menjadi
kebiasaan yang baik.
e) Kita semua harus ikut serta mensukseskan kegiatan itu.
Yang dianjurkan :
a) Presiden melantik lima orang duta besar.
b) Amerika Serikat meluncurkan pesawat ke Columbia.
c) Ketika saya datang, mereka sudah berkumpul di rumah.
d) Kita harus dapat mengubah kebiasaan yang kurang terpuji, menjadi
kebiasaan yang baik.
e) Kita semua harus ikut serta menyukseskan kegiatan itu.
2) Kesalahan Pemilihan Kata
Kesalahan umum :
a) Kita harus dapat memelihara dan mengamankan daripada hasil pembangunan
b) Itulah rumah di mana terjadinya pembunuhan yang kejam itu.
c) Saya pernah bilang hal itu kepadamu.
d) Banyak jalan yang rusak karena tidak sesuai konstruksi yang digariskan semula.
e) Para peserta pertemuan itu terdiri beberapa pakar dari berbagai disiplin ilmu.
Yang dianjurkan :
a) Kita harus dapat memelihara dan mengamankan hasil pembangunan
b) Itulah rumah tempat terjadinya pembunuhan yang kejam itu.
c) Saya pernah mengatakan hal itu kepadamu.
d) Banyak jalan yang rusak karena tidak sesuai dengan konstruksi yang
digariskan semula.
e) Para peserta pertemuan itu terdiri atas beberapa pakar dari berbagai disiplin
ilmu.
Kesalahan umum :
a) Di Jakarta akan mengadakan pameran pembangunan selama bulan Agustus tahun
ini.
b) Melalui penelitian ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan
pariwisata di tanah air.
Kedua kalimat diatas (a dan b) tergolong dalam kalimat yang tidak baku karena tidak
memiliki subjek.
c) Kandungan zat kimia tertentu dalam limbah industri yang mencemari perairan dalam
jumlah tertentu yang dapat membahayakan kehidupan sumber hayati perikanan
penghuni perairan tersebut.
d) Beberapa kasus pencemaran perairan yang disebabkan oleh kegiatan industri di
tanah air dewasa ini memperlihatkan kepada kita bahwa hal tersebut yang diakibatkan
oleh pembuangan limbah tidak terkendali, baik yang disengaja maupun yang tidak.
Kedua kalimat diatas (c dan d) tergolong dalam kalimat yang belum berpredikat karena
adanya keterangan subjek yang beruntun. Misalnya sebelum predikat dicantumkan kata
yang atau dan sehingga predikat kalimat menjadi hilang.
e) Tujuan memarut adalah untuk melepaskan daging kelapa menjadi butiran-butiran
halus. Sehingga pada tahap pemerasan, butiran-butiran halus dapat dengan mudah
diperas untuk mendapatkan santan atau minyak.
f) Menurunnya produksi padi sekarang disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti musim
kering yang panjang dan hama wereng yang merajalela.
Kalimat e) dan f) disebut kalimat terpenggal atau kalimat bunting karena sebenarnya
masih mempunyai hubungan gantung dengan kalimat lainnya.
Kalimat yang mempunyai hubungan gantung itu disebut anak kalimat, sedangkan kalimat
yang digantunginya disebut induk kalimat.
g) Semua pelajar harus belajar sungguh-sungguh demi untuk kejayaan bangsa dan
masa depan.
h) Berbuat baik kepada ibu dan bapak guru adalah merupakan kewajiban kita semua.
Kalimat g) dan h) merupakan kalimat yang tidak tepat karena di dalamnya terdapat
pemakaian dua kata yang mengandung makna yang sama.
Yang dianjurkan :
a) Di Jakarta akan diadakan pameran pembangunan
Jakarta akan mengadakan pameran pembangunan
b) Penelitian ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan pariwisata
di tanah air.
c) Kandungan zat kimia tertentu dalam limbah industri yang mencemari perairan dalam
jumlah tertentu dapat membahayakan kehidupan sumber hayati perikanan yang
menghuni perairan tersebut.
d) Beberapa kasus pencemaran perairan yang disebabkan oleh kegiatan industri di
tanah air dewasa ini memperlihatkan kepada kita bahwa hal tersebut () diakibatkan oleh
pembuangan limbah yang tidak terkendali, baik yang disengaja maupun tidak.
e) Tujuan memarut adalah untuk melepaskan daging kelapa menjadi butiran-butiran
halus sehingga pada tahap pemerasan, butiran-butiran halus dapat dengan mudah
diperas untuk mendapatkan santan atau minyak.
f) Menurunnya produksi padi sekarang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti
musim kering yang panjang dan hama wereng yang merajalela.
g) Semua pelajar harus belajar sungguh-sungguh untuk kejayaan bangsa dan masa
depan.
Semua pelajar harus belajar sungguh-sungguh demi kejayaan bangsa dan masa depan.
h) Berbuat baik kepada ibu dan bapak guru adalah kewajiban kita semua. Berbuat baik
kepada ibu dan bapak guru merupakan kewajiban kita semua.
Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (Indonesian)
Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (Indonesian)

More Related Content

Similar to Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (Indonesian)

Tanda Baca Jurnalistik.pptx
Tanda Baca Jurnalistik.pptxTanda Baca Jurnalistik.pptx
Tanda Baca Jurnalistik.pptx
MohammadRifai24
 
Makalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesiaMakalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesiaogiig
 
Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3
Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3
Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3Itsna Dzuriyati
 
Bahasa indonesia (a)
Bahasa indonesia (a)Bahasa indonesia (a)
Bahasa indonesia (a)iruldarken06
 
MENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docx
MENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docxMENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docx
MENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docx
suminiunkhair1
 
Perubahan makna
Perubahan maknaPerubahan makna
Paket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umumPaket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umumsurgituan
 
Paket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umumPaket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umumsurgituan
 
Soal tema 8 kelas 5
Soal tema 8 kelas 5Soal tema 8 kelas 5
Soal tema 8 kelas 5
SEKOLAH DASAR
 
Bahasa indonesia (c)
Bahasa indonesia (c)Bahasa indonesia (c)
Bahasa indonesia (c)iruldarken06
 
Ejaan yang disempurnakan
Ejaan yang disempurnakanEjaan yang disempurnakan
Ejaan yang disempurnakanEsse Aqilah
 
Unsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
Unsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptxUnsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
Unsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
dododdwi1
 
Materi kuliah B.Indonesia ke-2.pptx
Materi kuliah B.Indonesia ke-2.pptxMateri kuliah B.Indonesia ke-2.pptx
Materi kuliah B.Indonesia ke-2.pptx
LinggaSitiAnggraeny
 
presentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).ppt
presentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).pptpresentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).ppt
presentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).ppt
Nana Citra
 
Bahasa indonesia (d)
Bahasa indonesia (d)Bahasa indonesia (d)
Bahasa indonesia (d)iruldarken06
 
kata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayu
kata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayukata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayu
kata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayu
azririfin
 
bahasaa indonesia
bahasaa indonesiabahasaa indonesia
bahasaa indonesia
MSyahrulHamdy
 
1. SOAL US B Indonesia 2022.doc
1. SOAL US B Indonesia 2022.doc1. SOAL US B Indonesia 2022.doc
1. SOAL US B Indonesia 2022.doc
zuryatiarmi1
 

Similar to Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (Indonesian) (20)

Tanda Baca Jurnalistik.pptx
Tanda Baca Jurnalistik.pptxTanda Baca Jurnalistik.pptx
Tanda Baca Jurnalistik.pptx
 
Makalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesiaMakalah bahasa indonesia
Makalah bahasa indonesia
 
Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3
Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3
Bahasa indonesia tugas.ppt 12ipa3
 
Bahasa indonesia (a)
Bahasa indonesia (a)Bahasa indonesia (a)
Bahasa indonesia (a)
 
PPT BINDO.pdf
PPT BINDO.pdfPPT BINDO.pdf
PPT BINDO.pdf
 
Tanda baca AKPER MUNA
Tanda baca AKPER MUNA Tanda baca AKPER MUNA
Tanda baca AKPER MUNA
 
MENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docx
MENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docxMENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docx
MENYUNTING TEKS DESKRIPSI.docx
 
Perubahan makna
Perubahan maknaPerubahan makna
Perubahan makna
 
Paket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umumPaket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umum
 
Paket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umumPaket soal tes kemampuan umum
Paket soal tes kemampuan umum
 
Soal tema 8 kelas 5
Soal tema 8 kelas 5Soal tema 8 kelas 5
Soal tema 8 kelas 5
 
Bahasa indonesia (c)
Bahasa indonesia (c)Bahasa indonesia (c)
Bahasa indonesia (c)
 
Ejaan yang disempurnakan
Ejaan yang disempurnakanEjaan yang disempurnakan
Ejaan yang disempurnakan
 
Unsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
Unsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptxUnsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
Unsur Kebahasaan Pada Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
 
Materi kuliah B.Indonesia ke-2.pptx
Materi kuliah B.Indonesia ke-2.pptxMateri kuliah B.Indonesia ke-2.pptx
Materi kuliah B.Indonesia ke-2.pptx
 
presentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).ppt
presentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).pptpresentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).ppt
presentasi-kaidah-penulisan-soal-pg-uraian-oke (1).ppt
 
Bahasa indonesia (d)
Bahasa indonesia (d)Bahasa indonesia (d)
Bahasa indonesia (d)
 
kata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayu
kata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayukata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayu
kata-adjektif1 untuk pengajaran bahsa melayu
 
bahasaa indonesia
bahasaa indonesiabahasaa indonesia
bahasaa indonesia
 
1. SOAL US B Indonesia 2022.doc
1. SOAL US B Indonesia 2022.doc1. SOAL US B Indonesia 2022.doc
1. SOAL US B Indonesia 2022.doc
 

Recently uploaded

EVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdf
EVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdfEVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdf
EVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdf
Rismawati408268
 
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOK
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOKPENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOK
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOK
GusniartiGusniarti5
 
ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_
ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_
ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_
setiatinambunan
 
PPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdf
PPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdfPPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdf
PPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdf
SdyokoSusanto1
 
Penjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptx
Penjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptxPenjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptx
Penjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptx
GuneriHollyIrda
 
PERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptx
PERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptxPERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptx
PERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptx
TeukuEriSyahputra
 
Kisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SD
Kisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SDKisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SD
Kisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SD
denunugraha
 
Modul Projek - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...
Modul Projek  - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...Modul Projek  - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...
Modul Projek - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...
MirnasariMutmainna1
 
INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docx
INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docxINSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docx
INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docx
lindaagina84
 
1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf
1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf
1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf
zakkimushoffi41
 
Diseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptx
Diseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptxDiseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptx
Diseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptx
LucyKristinaS
 
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakatPPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
jodikurniawan341
 
2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx
2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx
2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx
arianferdana
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
UditGheozi2
 
Visi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala Sekolah
Visi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala SekolahVisi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala Sekolah
Visi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala Sekolah
kusnen59
 
Tabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdf
Tabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdfTabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdf
Tabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdf
ppgpriyosetiawan43
 
penjelasan tentang tugas dan wewenang pkd
penjelasan tentang tugas dan wewenang pkdpenjelasan tentang tugas dan wewenang pkd
penjelasan tentang tugas dan wewenang pkd
jaya35ml2
 
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdf
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdfRANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdf
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdf
junarpudin36
 
Refleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptx
Refleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptxRefleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptx
Refleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptx
SholahuddinAslam
 
Materi 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptx
Materi 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptxMateri 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptx
Materi 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptx
ahyani72
 

Recently uploaded (20)

EVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdf
EVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdfEVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdf
EVIDENCE BASED DALAM PELAYANAN KB DAN KONTRASEPSI.pdf
 
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOK
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOKPENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOK
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP ANGKATAN 10 KOTA DEPOK
 
ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_
ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_
ppt landasan pendidikan Alat alat pendidikan PAI 9_
 
PPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdf
PPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdfPPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdf
PPT ELABORASI PEMAHAMAN MODUL 1.4. budaya positfpdf
 
Penjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptx
Penjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptxPenjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptx
Penjelasan tentang Tahapan Sinkro PMM.pptx
 
PERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptx
PERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptxPERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptx
PERSENTASI AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pptx
 
Kisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SD
Kisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SDKisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SD
Kisi-kisi Soal PAT Matematika Kelas 3 SD
 
Modul Projek - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...
Modul Projek  - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...Modul Projek  - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...
Modul Projek - Modul P5 Kearifan Lokal _Menampilkan Tarian Daerah Nusantara_...
 
INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docx
INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docxINSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docx
INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KINERJA KS Dok Rating Observasi (1).docx
 
1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf
1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf
1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol.pdf
 
Diseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptx
Diseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptxDiseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptx
Diseminasi Budaya Positif Lucy Kristina S.pptx
 
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakatPPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
 
2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx
2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx
2. Kerangka Kompetensi Literasi Guru SD_Rev.pptx
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
 
Visi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala Sekolah
Visi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala SekolahVisi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala Sekolah
Visi Misi SDN 2 Krenceng dalam Observasi Kepala Sekolah
 
Tabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdf
Tabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdfTabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdf
Tabel 1. 7 Ruang Lingkup Terintegrasi dalam Mata Pelajaran dalam CASEL PSE.pdf
 
penjelasan tentang tugas dan wewenang pkd
penjelasan tentang tugas dan wewenang pkdpenjelasan tentang tugas dan wewenang pkd
penjelasan tentang tugas dan wewenang pkd
 
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdf
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdfRANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdf
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF.pdf
 
Refleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptx
Refleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptxRefleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptx
Refleksi pembelajaran guru bahasa inggris.pptx
 
Materi 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptx
Materi 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptxMateri 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptx
Materi 2_Benahi Perencanaan dan Benahi Implementasi.pptx
 

Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (Indonesian)

  • 1. Dosen Pengampu: Prof. Dr. Drs. I Ketut Sudewa, M.Hum. Kelompok 3
  • 2. Paris Dina Nayla Eni 2301541002 2301541008 2301541025 2301541028
  • 3. • Pengertian bahasa Indonesia yang baik dan benar. • Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berbahasa Indonesia.
  • 4. Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan dan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia.
  • 5. Fungsi penanda kepribadian yang menyatakan identitas bangsa dalam pergaulan dengan bangsa lain. Fungsi pembawa kewibawaan karena berpendidikan dan yang terpelajar. Fungsi pemersatu kebhinnekaan rumpun dalam bahasa dengan mengatasi batas-batas kedaerahan. Fungsi sebagai kerangka acuan tentang tepat tidaknya dan betul tidaknya pemakaian bahasa.
  • 6. Ragam resmi Ragam beku Ragam konsultatif Ragam akrab Ragam santai
  • 7. 1. Apakah kamu sudah belajar? 2. Di sini tempat pembuangan sampah. 3. Bagaimana cara membuat nasi goreng ayam? 4. Kami mahasiswa Udayana menjunjung tinggi persaudaraan. 5. Saya sedang mengerjakan tugas yang diberikan dosen. 6.Saya selalu berdoa sebelum memulai belajar. 7. Saya dapat mengerjakan soal ujian dengan baik setelah saya belajar terlebih dahulu.
  • 8.
  • 9.
  • 10. Kata yang merupakan kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. Misalnya: • Ibu percaya bahwa engkau tahu. • Buku itu sangat tebal.
  • 11. Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. Misalnya: dikelola, bergetar, penetapan, menengok, berlari Jika bentuk dasar berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Misalnya: bertepuk tangan, garis bawahi, sebar luaskan
  • 12. Jika bentuk dasar yang merupakan gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai, misalnya: pertanggungjawabkan, melipatgandakan, memutarbalikkan, menjualbelikan. Jika imbuhan diberikan pada kata dasar yang berbentuk singkatan atau istilah asing, maka dihubungkan dengan tanda hubung(-). Kata dasar dengan istilah asing dicetak miring, misalnya: mem-PHK, men-download, di-upload.
  • 13. Contoh adopsi : supermarket (dari kata supermarket), formal (juga dari kata formal), editor (dari kata yang sama yaitu editor). Contoh adaptasi : maksimal (dari kata maximal), organisasi (dari kata organization), intelektual (dari kata intelectual).
  • 14. Tanda titik a) Pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Misalnya: - Ayahku tinggal di Solo. - Biarlah mereka yang duduk di sana. b) Di belakang angka atau huruf dalam satu bagan, ikhtisar, atau daftar. Misalnya : III. Departemen Dalam Negeri A. Direktorat Jenderal Pembangunan 1.1 Isi karangan
  • 15. c) Untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan jangka waktu. Misalnya : 1.35.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik) 0.20.30 jam (20 menit, 30 detik) d) Dipakai di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru, dan tempat terbit dalam daftar pustaka. Misalnya : Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Weltervreden: Balai pustaka.
  • 16. e) Dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya. Misalnya: Desa itu berpenduduk 24.200 orang. Gempa yang terjadi semalam menewaskan 1.231 jiwa. f) Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah. Misalnya : Ia lahir pada tahun 1956 di Bandung. Lihat halaman 2345 dan seterusnya. g) Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya. Misalnya : Acara Kunjungan Adam Malik Salah Asuhan
  • 17. Tanda koma dipakai untuk hal-hal sebagai berikut : a) Dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan. Misalnya : • Saya membeli kertas, pena, dan tinta. • Surat biasa, surat kilat, ataupun surat khusus memerlukan prangko. b) Dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau memisahkan. Misalnya : • Saya ingin datang, tetapi hari hujan • Didi bukan anak saya, melainkan anak Pak Kasim.
  • 18. c) Dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya. Misalnya : Kalau hari hujan, saya tidak akan datang. Karena sibuk, ia lupa akan janjinya. d) Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimatnya. Misalnya : Saya tidak akan datang kalau hari hujan. Dia lupa akan janjinya karena sibuk.
  • 19. e) Dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. Misalnya : Kata Ibu, “Saya gembira sekali.” “Saya gembira sekali,” kata Ibu, “karena kamu lulus.” f) Dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga. Misalnya : B. Ratulangi, S.E. Ny. Khadijah, M.A.
  • 20. Tanda petik tunggal (‘) dipakai untuk : a) Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain. Misalnya: Tanya Basri, “Kau dengar bunyi ‘kring-kring’ tadi?” Waktu kubuka pintu depan, kudengar teriak anakku, ‘Ibu, Bapak pulang’, dan rasa letihku lenyap seketika,” ujar Pak Hamdan. b) Mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau ungkapan asing. Misalnya: feed-back ‘balikan’
  • 21. Tanda petik (“) dipakai untuk : a) Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. Misalnya: “Saya belum siap,” Kata Mira, “tunggu sebentar!” Pasal 36 UUD 1945, berbunyi, “Bahasa Negara ialah bahasa Indonesia.” b) Mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam kalimat. Misalnya: Bacaan “Bola Lampu” dalam buku Dari Suatu Masa, dari Suatu Tempat. c) Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat. Misalnya: Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan “Si Hitam”. Bang Komar sering disebut “pahlawan”, ia sendiri tidak tahu sebabnya.
  • 22. 1) Kata berimbuhan adalah kata yang terdiri dari kata dasar dan imbuhan Misalnya : Lari menjadi berlari Makan menjadi makanan 2) Kata ulang adalah istilah yang berupa ulangan kata dasar seutuhnya atau sebagiannya, dengan atau tanpa pengimbuhan dan perubahan bunyi. Misalnya : Rumah menjadi rumah-rumah (pengulangan utuh) Lari menjadi berlari-lari (pengulangan berimbuhan) Kuning menjadi kekuning-kuningan (pengulangan berimbuhan) 3) Kata majemuk Mata dan hari menjadi matahari (senyawa) Rumah dan sakit menjadi rumah sakit (tidak senyawa)
  • 23. 1) Kesalahan Pembentukan Kata Kesalahan umum : a) Presiden lantik lima orang duta besar. b) Amerika Serikat luncurkan pesawat ke Columbia. c) Ketika saya datang, mereka sudah kumpul di rumah. d) Kita harus dapat merubah kebiasaan yang kurang terpuji, menjadi kebiasaan yang baik. e) Kita semua harus ikut serta mensukseskan kegiatan itu. Yang dianjurkan : a) Presiden melantik lima orang duta besar. b) Amerika Serikat meluncurkan pesawat ke Columbia. c) Ketika saya datang, mereka sudah berkumpul di rumah. d) Kita harus dapat mengubah kebiasaan yang kurang terpuji, menjadi kebiasaan yang baik. e) Kita semua harus ikut serta menyukseskan kegiatan itu.
  • 24. 2) Kesalahan Pemilihan Kata Kesalahan umum : a) Kita harus dapat memelihara dan mengamankan daripada hasil pembangunan b) Itulah rumah di mana terjadinya pembunuhan yang kejam itu. c) Saya pernah bilang hal itu kepadamu. d) Banyak jalan yang rusak karena tidak sesuai konstruksi yang digariskan semula. e) Para peserta pertemuan itu terdiri beberapa pakar dari berbagai disiplin ilmu. Yang dianjurkan : a) Kita harus dapat memelihara dan mengamankan hasil pembangunan b) Itulah rumah tempat terjadinya pembunuhan yang kejam itu. c) Saya pernah mengatakan hal itu kepadamu. d) Banyak jalan yang rusak karena tidak sesuai dengan konstruksi yang digariskan semula. e) Para peserta pertemuan itu terdiri atas beberapa pakar dari berbagai disiplin ilmu.
  • 25. Kesalahan umum : a) Di Jakarta akan mengadakan pameran pembangunan selama bulan Agustus tahun ini. b) Melalui penelitian ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan pariwisata di tanah air. Kedua kalimat diatas (a dan b) tergolong dalam kalimat yang tidak baku karena tidak memiliki subjek. c) Kandungan zat kimia tertentu dalam limbah industri yang mencemari perairan dalam jumlah tertentu yang dapat membahayakan kehidupan sumber hayati perikanan penghuni perairan tersebut. d) Beberapa kasus pencemaran perairan yang disebabkan oleh kegiatan industri di tanah air dewasa ini memperlihatkan kepada kita bahwa hal tersebut yang diakibatkan oleh pembuangan limbah tidak terkendali, baik yang disengaja maupun yang tidak. Kedua kalimat diatas (c dan d) tergolong dalam kalimat yang belum berpredikat karena adanya keterangan subjek yang beruntun. Misalnya sebelum predikat dicantumkan kata yang atau dan sehingga predikat kalimat menjadi hilang.
  • 26. e) Tujuan memarut adalah untuk melepaskan daging kelapa menjadi butiran-butiran halus. Sehingga pada tahap pemerasan, butiran-butiran halus dapat dengan mudah diperas untuk mendapatkan santan atau minyak. f) Menurunnya produksi padi sekarang disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti musim kering yang panjang dan hama wereng yang merajalela. Kalimat e) dan f) disebut kalimat terpenggal atau kalimat bunting karena sebenarnya masih mempunyai hubungan gantung dengan kalimat lainnya. Kalimat yang mempunyai hubungan gantung itu disebut anak kalimat, sedangkan kalimat yang digantunginya disebut induk kalimat.
  • 27. g) Semua pelajar harus belajar sungguh-sungguh demi untuk kejayaan bangsa dan masa depan. h) Berbuat baik kepada ibu dan bapak guru adalah merupakan kewajiban kita semua. Kalimat g) dan h) merupakan kalimat yang tidak tepat karena di dalamnya terdapat pemakaian dua kata yang mengandung makna yang sama.
  • 28. Yang dianjurkan : a) Di Jakarta akan diadakan pameran pembangunan Jakarta akan mengadakan pameran pembangunan b) Penelitian ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan pariwisata di tanah air. c) Kandungan zat kimia tertentu dalam limbah industri yang mencemari perairan dalam jumlah tertentu dapat membahayakan kehidupan sumber hayati perikanan yang menghuni perairan tersebut. d) Beberapa kasus pencemaran perairan yang disebabkan oleh kegiatan industri di tanah air dewasa ini memperlihatkan kepada kita bahwa hal tersebut () diakibatkan oleh pembuangan limbah yang tidak terkendali, baik yang disengaja maupun tidak. e) Tujuan memarut adalah untuk melepaskan daging kelapa menjadi butiran-butiran halus sehingga pada tahap pemerasan, butiran-butiran halus dapat dengan mudah diperas untuk mendapatkan santan atau minyak.
  • 29. f) Menurunnya produksi padi sekarang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti musim kering yang panjang dan hama wereng yang merajalela. g) Semua pelajar harus belajar sungguh-sungguh untuk kejayaan bangsa dan masa depan. Semua pelajar harus belajar sungguh-sungguh demi kejayaan bangsa dan masa depan. h) Berbuat baik kepada ibu dan bapak guru adalah kewajiban kita semua. Berbuat baik kepada ibu dan bapak guru merupakan kewajiban kita semua.